DPRD

Air Bersih dan Listrik Perkampungan Harus Dituntaskan

TANJUNG REDEB – Persoalan air bersih dan listrik di wilayah perkampungan masih belum terselesaikan. Air bersih dan listrik yang merupakan kebutuhan setiap manusia, penyebarannya masih belum merata. Hal itu disampaikan anggota DPRD Berau, Jasmin Hambali.

Ia mengatakan, masih ada beberapa kampung di wilayah kecamatan yang belum menikmati listrik dari PLN dan air bersih dari PDAM. Karena itu kata dia, persoalan ini perlu dicarikan solusinya. Sehingga masyarakat perkampungan juga dapat menikmati.

Lanjutnya, sebenarnya ada beberapa fasilitas air bersih yang dibangun di wilayah kecamatan. Salah satunya pengolahan air bersih yang berada di wlayah Kecamatan Talisayan dan Biatan. Fasilitas ini diharapkan mampu melayani kebutuhan air bersih masyarakat di beberapa kampung yang berdekatan.

Sayangnya, sampai saat ini fasiltas tersebut belum berfungsi karena terkendala masalah teknis. Menurut dia, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Talisayan yang tidak maksimal.

“Fasilitas ada, tetapi tidak dimanfaatkan secara optimal Ini yang sampai sekarang kami upayakan bisa diatasi,” katanya,beberapa waktu lalu.

Selain masalah air bersih, di beberapa kampung juga masih terbatas listrik. Ada beberapa kampung yang belum menikmati listrik dari PLN. Padahal sudah terpasang jaringan.

“Contoh di Talisayan, ada tiga kampung yang sudah tersedia jaringan listrik, tetapi belum ada pasokan listrik karena daya dari PLN terbatas,” ujar.

Karena belum ada pasoka listrik dari PLN, menurut anggota DPRD asal daerah pemilihan (Dapil) tiga ini, masyarakat hanya mengandalkan mesin generator set untuk memenuhi kebutuhan listriknya. Itu pun dengan biaya tak sedikit untuk bahan bakar.

“ Semoga Listrik bisa benar benr dinikamti warga perkampungan demi kesejahteraan rakyat,” tandansya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close