DPRD

Awasi Peredaran Miras di Bumi Batiwakkal

TANJUNG REDEB – Penjualan minuman keras (miras) atau minuman beralkohol yang masih diperjualbelikan di Kabupaten Berau jadi perhatian Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong.

Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil sikap tegas terhadap aktivitas penjualan miras yang masih ditemukan di beberapa tempat di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau- secara bebas.

Politikus Partai Gerindra ini menjelaskan, aturan terkait larangan peredaran miras di Bumi Batiwakkal sudah sangat jelas. “Aturannya sudah jelas tidak boleh,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Pihaknya pun meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau lebih meningkatkan pengawasan di tempat-tempat yang disinyalir menjual minuman keras. Selain itu, mengambil sikap yang tegas bagi siapa saja yang melanggar.

“Harus dirazia. Kalau memang ada, harus ada konsekuensi yang diberikan kepada yang bersangkutan sebagai efek jera. Jangan sekadar diamankan saja barang buktinya,” tegasnya

Menurutnya, peredaran miras, memicu kriminalitas. Serta membuat terganggunya kondusifitas, karena seorang peminum cenderung tidak dapat mengontrol dirinya, sehingga dapat memicu keributan dengan warga lainnya.

Karena itu, dia meminta personel Satpol PP melakukan razia di seluruh tempat yang diduga menyediakan miras, setidaknya sekali dalam sepekan. Namun, waktu pelaksanaannya dilakukan secara acak untuk mempersempit gerak pelaku yang menjual miras secara diam-diam.

“Setidaknya mereka harus menyesuaikan dengan izin. Ketika dalam izin tidak diperbolehkan menyediakan miras, ya jangan dilanggar. Tapi kalau sudah menyalahi, bisa saja langsung dicabut izinnya, kan sudah ada bukti,” tegasnya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close