PEMKAB
Trending

Mau Liburan Ke Derawan, Harus Rapid Test Dulu

TANJUNG REDEB,– Sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau, mengambil langkah pembatasan ketat, terkait pencegahan Pandemik Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), tak terkecuali Pulau Derawan.

Di sana, kebijakan melakukan pembatasan terhadap pengunjung yang datang cukup ketat.

Disampaikan Kepala Kampung Pulau Derawan Bahri, kebijakan itu dilakukan sejak beberapa bulan lalu dalam mendukung program pemerintah.

“Memang selama dilakukan pembatasan, Pulau Derawan menjadi sangat sepi pengunjung. Jelang lebaran ini juga sepi,” ujarnya, Selasa (19/5).

Hanya, meskipun dilakukan pembatasan di tengah penyebaran Corona, masih ada saja warga yang masih tetap ingin berwisata ke kampungnya.

Bahkan belum lama ini, ada beberapa pejabat daerah beserta keluarganya, ingin berlibur ke Pulau Derawan, usai lebaran pertama.

“Saya dihubungi katanya mau ke Derawan setelah lebaran, orang tidak banyak. Jadi saya katakan, kalau mau ke sini harus uji rapid test di RSUD Abdul Rivai. Kami tidak mau ambil risiko, apalagi sampai disalahkan masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikannya, baik penginapan maupun resort yang ada di Derawan sudah ditutup untuk masyarakat umum. Pengunjung berasal dari daerah lain, seperti Kaltara maupun dari lainnya, secara tegas ditolak masuk ke kampungnya.

Hal itu menurut Bahri, agar masyarakatnya tidak tertular Corona dari pengunjung wisata lain yang datangnya diam-diam ke Pulau Derawan.

“Itu sudah ada kesepakatan dengan masyarakat dan pihak swasta penyedia jasa tempat tinggal. Kami menolak pengunjung luar datang,” jelasnya.

Meski begitu kata dia, untuk masyarakat yang berada di Kabupaten masih dapat datang ke Derawan. Namun dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Selain itu, pengunjung juga diwajibkan mengikuti pengecekan kesehatan di posko di Dermaga Tanjung Batu

“Harus ada hasil uji rapid test baik dari RSUD, maupun klinik kesehatan. Mereka juga diwajibkan lapor ke RT dan Puskesmas Pulau Derawan untuk pemantauan. Sekalipun warga Derawan sendiri itu juga harus dicek lagi, apabila dari wilayah lain,” terangnya.

Untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona, dirinya berharap kepada masyarakat untuk mengurungkan niat berwisata ke Pulau Derawan ataupun tempat wisata lainnya.

Terlebih kata dia, Pemkab Berau juga telah menginstruksikan untuk tidak melakukan rekreasi guna memutus penyebaran Corona. “Harapannya semua dapat patuh dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,” pungkasnya.(*)

Tags

Related Articles

3 Comments

  1. Just wish to say your article is as astounding. The clarity for your submit is
    simply spectacular and that i can suppose you are knowledgeable on this subject.
    Well together with your permission allow me
    to grab your feed to stay updated with approaching post. Thank you 1,000,000 and please continue the gratifying work.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close