BERAU
Trending

Terkendala Jaringan Internet, Murid SD Maluang Belajar Kelompok di Kolong Rumah


VIDEO WISATA BERAU

BerauTerkini.id, GUNUNG TABUR – Terkendala jaringan internet untuk melaksanakan proses belajar mengajar dengab menggunakan sistem daring atau online membuat pihak sekolah dan wali murid di wilayah Paribau, Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur berinisiatif untuk menggunakan kolong rumah panggung untuk proses kegiatan belajar mengajar.

Anak murid yang berasal dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Maluang tersebut pula saat menerima pembelajaran juga tetap diperhatikan protokol kesehatannya. Dari menggunakan masker, mengatur jarak, dan mencuci tangan sebelum proses belajar dimulai.

Dikatakan Guru SDN 002 Maluang, Nurhainah, awal mula dilaksanakannya kegiatan seperti ini adalah kesepakatan yang telah dilakukan sebelumnya bersama wali murid. Dan selanjutnya disetujui dan diantara wali murid juga bersedia rumahnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar siswa didik.

“Karena sebagian orang tua murid ini tidak memiliki hp android maka dari itu kita adakan rapat yang membahas bagaimana kegiatan belajar bisa terus berlangsung dengan baik, dari orang tua murid kemudian mengusulkan proses belajar seperti ini, terus dari salah satu wali murid kemudian bersedia rumahnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar ini,” jelasnya.

“Untuk menghindari kerumunan ini kita bagi tiga kelompok dengan satu kelompoknya terdiri atas sebelas orang, dengan sistem pergantian itu setiap satu jam sekali, dengan waktu belajar sampai jam 11:00 WITA,” tambahnya.

Sementara itu, diantara orang tua peserta didik mengaku, sejak dilakukan belajar kelompok melalui tatap muka tersebut anaknya bisa mengikuti pelajaran. Yang sebelumnya anak-anaknya tak bisa belajar lantaran tidak memiliki jaringan internet.

“Sebenarnya kami selaku orang tua sangat mendukung cara seperti ini, daripada daring di rumah, kalau di rumah kan kurang maksimal. Kalau begini proses belajar bisa lebih mudah dipahami anak didik,” ungkap salah satu orang tua Kornelius.

“Tinggal dari peran guru yang mengajar agar selalu ikut mengawasi anak didik supaya bisa selalu menerapkan protokol kesehatan, paling tidak palai masker dan rutin mencuci tangan,” pungkasnya.

Sumber : BerauVision.com

Related Articles

5 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close