Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Begini Upaya Dinkes Putus Penyebaran Covid-19

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau berupaya dalam memutus rantai penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19). Dengan melakukan Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada keluarga pasien yang dinyatakan positif covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi menjelaskan, PCR ini diprioritaskan kepada keluarga pasien serta orang lain yang sempat melakukan interaksi. Dari tujuh pasien yang dinyatakan positif, seluruh keluarganya telah dilakukan PCR oleh Dinkes.

“Sampel kita kirimkan ke BBLK Surabaya. Semuanya sudah diperiksa. Terakhir keluarga dari JL yang bermukin di Segah. Ada enam keluarganya yang diperiksa dan hasilnya telah keluar hari ini. Semuanya dinyatakan negatif,” ujarnya, Kamis (23/4).

Saat ini Dinkes juga sedang menunggu hasil PCR lainnya. Dimana ada beberapa yang telah melakukan interaksi dengan ketujuh pasien, seperti tetangga ataupun kerabat. “Kita menunggu hasilnya keluar. Sekitar 19 sampel yang telah kita kirimkan. Yang diperiksa ini pun telah kita karantina di Cantika Swara. Kemudian masih ada lima lagi yang menunggu untuk PCR, sampelnya belum dikirim,” jelasnya.

Iswahyudi mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan terus terhadap orang-orang yang telah melakukan interaksi dengan pasien ini. Sehingga diharapkan penyebaran Covid-19 ini tidak menjadi luas.

“Dipantau terus dan diselediki siapa saja yang telah kontak langsung. Karena penyebaran virus ini kan cukup cepat dengan melakukan kontak terhadap pasien,” imbuhnya.

Sebelumnya Dinkes rutin melakukan rapit diagostic test (RDT) ke seluruh jamah Ijtima kluster Goa. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) ke masyarakat.

Pelaksanaan RDT ini dinilai sangat perlu dilakukan. Untuk mengetahui kondisi para jamaah yang mengikusi Ijtima di Goa beberapa waktu lalu. Pertimbangannya juga bahwa sejauh ini jamaah yang mengikuti Ijtima tersebut sebagian besar tertular covid-19.

“Jadi telah kita laksanakan RDT. Dan ada juga yang telah dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) di BBLK Surabaya. Dengan sejumlah pemeriksaan ini diharapkan mengetahui secara dini mana yang sedang sakit dan tidak. Sehingga tindakan medis bisa dilakukan secepatnya,” jelasnya.

Adapun hasil RDT yang telah diketahui yaitu, Kecamatan Biduk-biduk terdapat empat orang RDT positif, Batu Putih terdapat satu orang RDT positif, Tanjung Redeb empat orang, Sambaliung tiga orang, Teluk Bayur dua orang, Kelay satu orang, Talisayan tujuh orang dan Gunung Tabur satu orang.(*)