Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Digerebek Polisi di Kamar Mess, Empat Operator Tambang di Anggana Sahur Pakai Sabu

Kapolsek Anggana IPTU Amiruddin (pertama dari kanan) bersama personil usai mengamankan para pelaku. (ist)

================

BerauTerkini,Kukar – Bukannya menambah pahala saat bulan suci Ramadan. Malah berbuat hal yang dilarang agama dan melanggar hukum.

Inilah yang dilakukan empat karyawan tambang batu bara di salah satu perusahaan yang ada di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Mereka digerebek polisi sedang pesta narkoba jenis sabu di Mess Perusahaan di Jalan Manunggal RT 10 Desa Sungai Meriam, pada Rabu (6/5/2020) dini hari sekitar pukul 04.30 Wita atau ketika jam sahur.

“Jadi mereka berempat ini lagi duduk melingkar seperti orang lagi sahur. Mereka bergantian menghisap bakaran sabu dari botol air mineral,” beber Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho, melalui Kapolsek Anggana IPTU Amiruddin kepada Disway Kaltim, Kamis (7/5/2020) siang.

Empat karyawan ini merupakan operator alat berat. Mereka bernama Ganto Widodo, Arianto alias Acok, Rudi Rusandi, dan Ruddin.

“Semuanya pendatang. Satu dari Lampung, satu dari Sulteng (Sulawesi Tengah), kemudian dari Balikpapan dan Sangatta. Mereka semua baru bekerja disini dua bulan,” terang Amiruddin.

Dari pengakuan ke empat karyawan ini. Sabu itu baru dibeli di loket Jalan Pulau Samarinda sebanyak dua poket, dengan harga Rp 300 ribu.

“Yang beli ke Samarinda Ganto dan Acok. Tapi uang untuk membeli merupakan hasil sokongan mereka semua,” kata Kapolsek.

Akibat perbuatannya, ke empatnya sudah diamankan. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) Jo Pasal 127 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Semua sudah kita tahan dikantor,” ucap Amiruddin.

Sementara untuk barang bukti, pihaknya mengamankan 1 botol air mineral lengkap dengan pipet plastik dan kaca yang berisikan sisa sabu. Termasuk korek api, dua plastik klip, serta bukti lainnya. (*)

sumber : diswaykaltim.com