Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Dorong Pembangkit Listrik di Perkampungan

SAMBALIUNG, Listrik belum mampu menjangkau semua kampung di Kabupaten Berau. Padahal masyarakat sangat membutuhkannya. Seperti masyarakat di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar disuarakan melalui wakil rakyat dan berharap ada perhatian serius.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Berau, Ahmad Rifai ST MM mengaku tergugah. Memerlukan dukungan dari semua pihak. “Pemkab Berau, Pemprov Kaltim dan pemerintah pusat,” ungkapnya di kantor DPRD Berau, Senin (28/11).
Dikatakan, jika memang PLN dalam waktu dekat tidak dapat masuk dalam wilayah tersebut, mantan wabup dua periode ini mengusulkan agar dilakukan pengadaan alat pembangkit listrik yang diserahkan kepada emerintah kampung. ”Pemerintah kampung yang mengelolanya untuk memenuhi kebutuhan listrik warganya,” ungkap Rifai.
Rofai saat melakukan reses di Kampung Buyung-Buyung mengungkapkan, daerah yang dihuni 2 ribu lebih penduduk itu, sudah lama mendambakan adanya listrik. Masyarakat ingin berkomunikasi aktof melalui telepon seluler atau berselancar di dunia maya. Anak-anak mereka dapat menggunakan internet untuk keperluan belajar.
Makanya, alat pembangkit listrik menjadi solusi. Menurut Rifai, itu pernah dilakukannya ketika masih menjadi orang nomor dua di Bumi Batiwakkal. “Bisa kita bicarakan, dimusyawarahkan sesuai aturan yang berlaku. Sebab pada intinya membantu dan menunjang kebutuhan hidup masyarakat kampung. Untuk jaringan, Buyung-Buyung yang masuk dalam wilayah Tabalar masih blank spot, atau belum ada signal yang memadai. Lantaran alat pendukung tower belum ada.
Sementara saat reses di Kampung Limunjan dan Sambaliung, politisi PPP mendapat keluhan yang selama ini menjadi masalah klasik hampir dialami petani di Kabupaten Berau. Petani minta dibuat jalan usaha tani. Dan, lagi-lagi listrik. Sedang di wilayah Sambaliung, warga meminta beberapa gang ditembuskan untuk memudahkan akses warga. (tim)