Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

DPRD Minta Dinas PUPR dan Dinas Pariwisata Respon Keluhan Camat.

DERAWAN- Keluhan Camat Pulau Derawan M Tasrif terkait keberadaan dua UPTD milik Dinas Pekerjaam Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) dan Dinas Pariwisata yang tidak berfungsi maksimal diapresiasi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Saga.

Politisi PPP itu menyebut, apa yang disampaikan Camat Pulau Derawan sudah sangat tepat. Sebab keluhan atas keberadaan dua UPTD itu yang tidak optimal juga diterima pihaknya.

“Terimakasih pak camat yang sudah menyampaikan keluhan warga dengan tegas mengenai persoalan ini. Ini harus menjadi perhatian dinas terkait,” ujarnya, Senin (22/3/2021) saat mengikuti Musrenbang di Kecamatan Pulau Derawan.

Lanjut Saga, Dinas PUPR hsrus segera mengevaluasi apa yang menjadi keluhan camat Pulau Derawan. Sebab keberadan UPTD di Kecamatan tentu dimaksudkan untuk membantu pembangunan dan penyelesaian sejumlah persoalan di wilayan itu.

“Kalau petugasnya malah banyak yang tidak berada ditempat. Baiknya ya dievaluasi. Jadi saya mohon ini diperhatikan untk Dinas PUPR dan Dinas Pariwisata,”tegasnya.

Sebelumnya,disampaikan Camat Pulau Derawan Tasrif, dari tujuh UPTD yang ada di wilayah kerjanya. Ada dua UPTD yang sampai saat ini dikatakan tidak memberikan manfaat yang maksimal. Dua UPTD itu yakni, UPTD milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan UPTD milik Dinas Pariwisata.

Tasrif menyebut, pegawai didua UPTD ini jarang berada di tempat. Kondisi ini menyebabkan pemerintah desa maupun kecamatan sulit melakukan koordinasi bila terjadi persoalan yang berkaitan dengan dua UPTD tersebut.

“Mohon maaf saya sampaikan ini kepada Bupati, UPTD PUPR itu empat stafnya ini satupun tidak pernah ketemu mulai pukul 7.30-12.00 wita,” ujarnya Senin (22/3/2021) kepada Bupati.

Selain itu,Tasrif juga mempertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) pegawai UPTD PUPR yang ada di Kampung Kasai itu. Sebab, jika mereka tetap bekerja di wilayah Tanjung Redeb untuk apa keempat pegawai itu ditempatkan di UPTD Kecamatan Derawan.

“Saya pernah ketemu tapi malam hari, saat itu mereka lagi mancing. Ini bagaimana, kami mau pakai alat yang ada disana kesulitan harus izin ke PU kabupaten,”sebutnya.

“Akibatnya terlambatlah pembangunan di desa,”tambahnya.(*)