Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Kompolnas Segera Setor Rekomendasi Calon Kapolri ke Jokowi

Jakarta – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) segera mengirimkan rekomendasi nama-nama calon kapolri pengganti Jenderal Idham Azis ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat ini nama-nama tersebut masih dipersiapkan Kompolnas.

“Sedang on going, proses. Kompolnas dalam waktu dekat akan menyerahkan pertimbangan kami kepada presiden, sehingga beliau akan memilih dan mengirimkan kepada DPR untuk disetujui,” kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti melalui pesan singkat, Senin (21/12/2020).

Poengky tidak merinci berapa jumlah nama calon kapolri yang nantinya akan disetor ke Jokowi. Namun dia memastikan ada lebih dari satu nama.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan saat ini DPR RI sedang menjalani masa reses. Ia mengatakan DPR RI akan dapat memproses pergantian Kapolri jika sudah mendapat surat dari Presiden Joko Widodo setelah tanggal 11 Januari 2021.

“Saya belum tahu kapannya (Presiden Jokowi akan kirim surat soal pengganti Kapolri), tetapi DPR RI akan reses sampai dengan tanggal 11 Januari, sehingga proses pergantian Kapolri baru bisa diproses jika Presiden berkirim surat setelah tanggal 11 Januari,” kata Dasco saat dihubungi pada Kamis (17/12).

Ketua Harian Partai Gerindra ini mengatakan pimpinan DPR masih belum mendengar usulan nama resmi calon Kapolri yang akan menggantikan Kapolri Jendral Idham Azis. Namun ia menyebut ada banyak spekulasi di masyarakat.

“Kita belum dengar walaupun spekulasi di luar banyak,” ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan DPR RI hingga hari ini belum mendapat surat dari Presiden Jokowi mengenai pergantian Kapolri Jendral Idham Azis. Ia berharap, siapa pun yang menjadi Kapolri baru, mampu menangani berbagai tantangan, mulai hal manajerial hingga mengayomi masyarakat.

“Sampai jam ini belum ada (surat dari Presiden Jokowi soal pengganti Kapolri),” kata Azis.

“(Harapannya Kapolri baru) mampu menangani dalam hal manajerial, pengembangan SDM, pendekatan ke masyarakat sebagai pengayom masyarakat,” ujar Azis.

sumber : Kadek Melda L – detikNews