Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Lima Kampung di Berau akan Menyala

TANJUNG REDEB,– Listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan primer bagi sebagian besar masyarakat Kalimantan Timur. Namun sayangnya, hingga kini masih ada puluhan kampung di Kaltim yang belum teraliri listrik. Dihimpun dari data Dinas ESDM Kaltim, total masih ada 224 desa yang masih gelap, 37 diantaranya berada di Kabupaten Berau.

Menanggapi hal ini, Manager UP3 PLN Berau Eko Hadi Pranoto menyebut, jumlah kampung yang belum teraliri listrik dari PLN hingga Desember 2020 memang ada 37 kampung atau desa. Lokasi kampung yang belum berlistrik, yakni Kecamatan Kelay, Segah, Maratua, Tabalar , Batu Putih dan Bidukbiduk.

“Hasil pengamatan PLN, untuk desa atau kampung yang saat ini belum teraliri listrik PLN, beberapa menggunakan diesel mandiri di masing-masing rumah dan sebagian juga menggunakan fasilitas listrik bantuan dari pemerintah setempat,” jelasnya, Minggu (4/4).

Terhitung sejak Januari hingga Maret 2021 ini, dari 37 kampung yang masih gelap itu, akan ada 5 kampung yang mendapat aliran listrik PLN. Menurut Eko saat ini sudah memasuki tahap penyambungan pelanggan dan beberapa diantaranya dalam tahap pra penyambungan. “Dengan begitu akan tersisa 32 kampung yang belum terlayani,” ungkapnya.

5 kampung yang rencananya akan segera menikmati listrik dari PLN itu berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Pulau Derawan, yakni Kampung Kasai dan Kampung Teluk Semanting. Kemudian Kecamatan Batuputih, Kampung Sumber Agung, Kayu Indah, dan Tembudan.

“Saat ini sistem pembangkit yang ada memiliki surplus daya, sehingga penyalaan kampung-kampung baru menggunakan PLTD dengan sistem grid,”jelasnya.

Dari rencana awal, pada tahun 2021 PLN  Berau merencanakan ada 10 kampung di Kabupaten Berau  yang akan terlayani listrik. Dengan terealisasinya 5 kampung terlayani listrik di triwulan pertama 2021, Eko yakin rencana ini dapat berjalan dengan lancar.

Secara geografis, lanjut dia, lokasi 5 kampung yang teraliri listrik tersebut merupakan pencapaian yang baik dari PLN. Lantaran lokasi kampung yang cukup jauh dari pusat listrik. Ditambah lagi, pada saat mobilisasi material dan proses konstruksi yang butuh waktu cukup lama.

“Tapi ini semua bisa teratasi, kami harap capaian rasio elektrifikasi di Kabupaten Berau bisa mencapai 100 persen pada 2024 sesuai target pemerintah pusat,”pungkasnya.(***)