Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Minat Terbang Masyarakat Masih Rendah, Opsi Penerbangan Berkurang.

Foto : Sejumlah penumpang tiba di Bandar Udara Kalimarau belum lama ini.

TANJUNG REDEB – Setahun lebih sudah pandemi Covid-19 melanda Indonesia, banyak sektor yang terpukul dibuatnya. Tidak terkecuali dengan sektor penerbangan, industri ini pun bisa dibilang terpukul cukup kuat jika dinilai dari jumlah penumpang yang menurun sangat drastis.

Hal ini membuat maskapai mau tidak mau harus putar otak untuk terus bisa menghidupi usahanya. Salah satunya adalah dengan mengurangi frekuensi jadwal penerbangan. Seperti yang terjadi pada beberapa jadwal penerbangan dari dan menuju Berau.

“Untuk penerbangan tujuan dan keberangkatan bandara Kalimarau, Berau ini sebenarnya tidak ada pengurangan, slot (izin rute) dari tiap maskapai masih sama seperti sebelum masa pandemi. Hanya saja, ada maskapai yang mengurangi frekuensi penerbangan mereka, seperti yang tadinya setiap hari, menjadi dua hari sekali dikarenakan minat penumpang yang masih minim,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Teknik Operasi Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Budi Sarwanto,Kamis (25/3/2021).

Menanggapi berkurangnya pilihan penerbangan yang terjadi saat ini di wilayah Berau, Budi juga menjelaskan bahwa untuk maskapai Sriwijaya Air saat ini sedang dalam kondisi pemeliharaan unit secara menyeluruh, sehingga masih belum ada jadwal dari maskapai tersebut.

“Namun itu hanya sementara, nanti setelah mereka selesai pemeliharaan, dan minat penumpang kembali tinggi, Sriwijaya kemungkinan akan kembali membuka jadwalnya,” jelasnya.

Bahkan menurut Budi, seharusnya akhir Maret ini ada penambahan pilihan penerbangan untuk rute Berau-Balikpapan oleh maskapai dari Negeri Jiran, Air Asia.

“Ya, seharusnya jika kondisi normal, Air Asia akan membuka rute Berau-Balikpapan mulai akhir Maret ini,” ungkap pria yang biasa disapa Budi ini.

Airport Manager Lion Group Berau, Ratna Nelly Sari menambahkan, bahwa Lion Air tidak mengurangi frekuensi penerbangan mereka.

“Frekuensi kami masih sama sesuai slot, 2 flight untuk rute Berau-Balikpapan dan 1 flight Berau-Surabaya,” jelas Ratna.

Melihat tren peningkatan jumlah penumpang di Bandara Kalimarau sejak awal tahun 2021, Ratna berharap kondisi penerbangan dapat segera normal kembali di tahun ini.

“ Kami optimis minat masyarakat kembali tinggi, tentu dengan penerapan protokol kesehatan. Terutama di masa peak season seperti Idul Fitri nanti, yang kami dengar juga sepertinya tidak ada larangan mudik. Semoga segera normal,” harap Ratna.

Untuk jumlah penumpang di Bandara Kalimarau sendiri sementara tercatat di rerata 300-an penumpang perharinya. Jumlah ini masih kalah jauh jika dibanding kondisi normal yang bisa menyentuh angka 1000 penumpang perharinya. (rengkuh)