Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Pasca Ledakan di Makassar, Isran Noor Tegaskan Kaltim Selalu Waspada

TANJUNG REDEB – Ledakan yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3) lalu sangat mengejutkan seluruh masyarakat Indonesia. Ledakan yang diduga berasal dari aksi bom bunuh diri sepasang suami istri ini, menjadi fokus nasional. Tidak terkecuali dengan Kalimantan Timur. Gubernur Kaltim, Isran Noor yang ditemui usai apel kesiapsiagaan dalam memerangi virus Covid-19 dalam peringatan HUT ke-71 Satpol PP dan HUT ke-59 Satlimmas tahun 2021 di Halaman Kantor Bupati Berau, Senin (29/03/21) kemarin mengatakan, ia sangat mengecam keras kejadian tersebut. “Aksi itu tidak ada kaitannya dengan agama apapun, bisa dikatakan itu adalah aksi teroris. Tidak ada itu pelaku mati syahid, yang ada mati sakit,” jelas Isran di hadapan para awak media.

Disinggung perihal pengetatan keamanan di Kalimantan Timur pasca kejadian itu, Isran menegaskan bahwa Kaltim selalu waspada dengan kondisi apapun. “Sejak dulu, kita selalu waspada, di objek vital, tempat ibadah, kita selalu waspada. Ya kita berharap tidak ada lagi kejadian teror seperti itu dimanapun,” harapnya. Karena menurut Isran, yang sangat menyedihkan dari kejadian itu adalah jatuhnya korban-korban yang tidak ada kaitannya dengan aksi itu.

Seperti diketahui, Minggu, 28/3 kemarin terjadi aksi yang diduga bom bunuh diri oleh sepasang suami istri di Gereja Katedral, Makassar. Akibat dari aksi itu, pelaku dipastikan meninggal dunia. Sementara itu, korban luka segera dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara dan Siloam. (rngkh)