Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Pemandu Wisata Dapat Bantuan 250 Ribu Perbulan

Bupati Berau Muharram saat menyerahkan buku tabungan berisi bantuan dari pemprov kaltim kepada pemandu wisata terdampak.

TANJUNG REDEB,BERAUTERKINI.ID – Bukan hanya warga terdampak COVID-19 yang menerima stimulus dari pemerintah provinsi kaltim, namun para pelaku usaha yang begerak dibidang pariwisata dan ekonomi kreatif mendapatkan bantuan jasa pengaman sosial COVID-19 dari gubernur kaltim yang disalurkan melalui pemerintah kabupaten berau.


Pada tahap pertama ini, ada 86 pekerja pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menerima bantuan Rp 750 ribu untuk tiga bulan. Bantuan yang mereka terima berupa ATM yang telah berisi saldo sesuai dengan stimulus yang diberikan pemerintah.


“Untuk kabupaten Berau setiap orang mendapatkan bantuan Rp 250 ribu perbulan tapi dirapel tiga bulan jadi totalnya Rp 750 ribu,” kata Muharram usai menyerahkan bantuan Selasa (2/6).
“Bantuan ini diberikan kepada seluruh karyawan kaitannya dengan pariwisata seperti karyawan hotel,” sambungnya.


Di katakana ketua Gugus Tugas percepatan penangana COVID-19 Berau tersebut, bantuan yang diberikan kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif akan di salurkan sebanyak dua tahap. Untuk tahap pertama sebanyak 86 orang yang menerima dan sisanya pada tahap berikutnya.


Sementara, di konfirmasi terpisah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Masrani mengatakan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kabupaten ada sebanyak 240 orang yang diajukan. Dari jumlah tersebut ada 154 orang sementara diproses untuk menerima tahap berikutnya.


“Kalau yang kita usulkan khusus di bidang pariwisata 240 orang cuman tahap pertama baru 86 yang menerima,” kata Masrani.
“Dari yang kita usulkan itu kita usahankan dapat semua karena ini masih tahap verifikasi data dan mereka yang belum ini ada beberapa kendala misal tidak punya kartu keluarga, KTP, buku tabungan dan NPWP,” tuturnya.


Kendati penyaluran tahap kedua ini masih terkendala proses admistrasi bagi calon penerima, namun di tegaskan Masrani bahwasanya tahap kedua akan cair dalam bulan ini. “karena masih di verifikasi di Provinsi, jadi sementara sabar dulu,” tutupnya.