Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman Sudah 69 Persen

TANJUNG REDEB,BERAUTERKINI – Pengerjaan Dermaga Teluk Sulaiman telah berjalan beberapa bulan terakhir. progres pengerjaan telah mencapai 69 persen. Ditargetkan hingga akhir tahun tahap pertama bisa selesai.

Dalam pengerjaan Dermaga Teluk Sulaiman, Dinas Perhubungan Berau melakukannya bertahap. Pada tahap pertama, dialokasikan anggaran Rp 11 miliar dari total anggaran yang diperlukan Rp 67 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Berau, Abdurahman menyampaikan, pada tahap pertama pihaknya membangun infrastruktur sisi laut. Untuk sisi laut total yang diperlukan senilai Rp 50 miliar, dan sisanya sekitar Rp 17 miliar untuk pembangunan sisi darat. “Karena kita tahun ini hanya mendapatkan anggaran Rp 11 miliar, jadi pembangunan akan dilakukan bertahap. Kita harap tahun depan bisa mendapatkan alokasikan anggaran lagi, sehingga pembangunan bisa diteruskan,” katanya.

Besarnya anggaran yang diperlukan untuk pembangunan dermaga, karena peruntukan kedepannya. Di mana Dermaga Teluk Sulaiman menjadi dermaga yang cukup besar untuk melayani aktivitas bongkar muat antar pulau. “Sangat besar ini nantinya. Di sisi darat lahan yang kita sediakan seluas 2,8 hektare. Semuanya sudah siap, tinggal menunggu dananya saja. Kenapa dermaga ini akan dibuat besar karena selama ini aktivitas yang cukup padat di sana,” sampainya.

Dalam kunjungan kerja Wakil Gubernur Kalimantan Timur ke Bidukbiduk nantinya, Dinas Perhubungan akan menyampaikan capaian pembangunan dermaga Teluk Sulaiman ini. Diharapkan Pemprov Kaltim bisa membantu dalam menyelesaikan pembangunan ini.

“Karena sangat prioritas. Nanti kita sampaikan perencanaannya kepada Pak Wagub. Kami harap tahun depan bisa mendapatkan Bankeu (bantuan keuangan),” imbuhnya.

Menunggu penyelesaian pembangunan ini, masyarakat memanfaatkan dermaga lama dan dermaga perikanan untuk melakukan aktivitas di sana. Abdurrahman menargetkan bahwa pembangunan ini bisa selesai tepat waktu. “Pembangunan ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Kita terus mengebut agar pengerjaan bisa cepat selesai,” pungkasnya.(*)