Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Pemkab Berau Bantu Masyarakat Kurang Mampu dan UMKM Uang Tunai 750 Ribu

TANJUNG REDEB,BERAUTERKINI – Masyarakat kurang mampu, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak kebijakan pemerintah akibat Pandemi Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Berau, kalimantan Timur akan mendapatkan bantuan langsung tunai.

Awalnya, masyarakat yang terdampak kondisi ekonominya tersebut, akan diberi bantuan Sembako namun diganti dengan uang tunai Rp 750 ribu setiap kepala keluarga.

Bantuan yang akan diterima masyarakat terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19 itu akan dimulai bulan April dan Mei.

“Awalnya kita ingin Sembako, namun setelah kita diskusikan ada beberapa hal yang menjadi kendala. Pertama karena ini mencakup seluruh warga Berau itu menyulitkan pembagiannya hingga kepelosok, apalagi ini (pengadaan) pasti kita lelang jika menggunakan Sembako,” kata Muharram.

“Kemudian kalau kita gunakan Sembako jangan sampai masyarakat sudah ada yang memiliki Sembako yang akan kita berikan, sehingga dengan menggunakan uang ini mereka dapat gunakan untuk kebutuhan lain, misal bayar hutang atau tunggakan akibat Corona ini,” jelasnya.

Bantuan itu juga akan berlaku untuk pedagang kaki lima yang sering berjualan diseputar Taman Sanggam, tepian sungai segah dan pelaku UMKM yang telah terdaftar di Diskoperindag Berau.

Muharram menjelaskan, penyaluran bantuan tunai untuk masyarakat itu akan menggunakan data yang telah tercatat di Dinas Sosial (Dinsos) Berau ditambah data dari kelurahan, dan kepala kampung melalui RT masing-masing.

“Kami berharap Lurah atau kepala kampung dapat memberi data akurat, jangan sampai ada masyarakat yang membutuhkan namun tidak mendapatkan bantuan itu, mudah-mudahan jika datanya rampung maka kita dapat mencairkan dana tersebut dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Diketahui, Penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Berau menggelontorkan anggaran hingga Rp 35 Miliar.

Bupati Muharram menyebutkan, untuk penggunaan anggaran tiga OPD yakni RSUD, BPBD dan Dinkes dialokasi Rp 15 Miliar, sememntara untuk membantu masyarakat terdampak mencapai Rp 20 Miliar.(BT)