Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Pengadaan Damkar di Merancang Ulu dan Teluk Bayur Mendesak

TANJUNG REDEB – Hasil reses pada empat titik yang dilakukan anggota DPRD Berau, M Yusuf, salah satu yang mendesak yakni pengadaan pemadam kebakaran (Damkar) di kampung-kampung, seperti di Merancang Ulu dan Teluk Bayur. Pada dialog yang dilakukan di rumah H Rais di RT 1 Kampung Merancang Ulu Kecamatan Gunung Tabur, warga mengungkapkan perlunya unit pemadam kebakaran di wilayahnya. Disebutkann warga yang mayoritas bertani, berkebun dan nelayan, pada musim kemarau sering terjadi kebakaran.


Hal itu juga menjadi masukan warga Teluk Bayur. Saat Yusuf bertemu dengan warga di kediaman Zamir Efendy di RT 02, masyarakat Merancang Ulu mengaku tidak mesti mobil pemadam. Bisa mesin pompa yang cukup layak untuk mengatasi jika ada kebakaran saat fire rescue belum tiba di tempat.

Selain unit pemadam kebakaran, warga yang bekerja sebagai nelayan mengharapkan bantuan mesin ketinting dan adanya batas mengenai kampung Melati Jaya, Merancang Ilir dan Sambakungan.

Sementara petani kebun lada di wilayah Merancang, mengharapkan bantuan mesin pengilingan merica untuk mengolah menjadi bubuk. Sehingga memasarkan merica tidak lagi dijual dalam bentuk butiran, tetapi sudah dalam bentuk bubuk.

Sedangkan reses di RT 04 di kediaman Erwin Juli, warga meminta pembangunan drainase di jalan Pangeran Diulu sepanjang 1.500 meter, semenisasi gang Borneo dan peningkatan gang masjid RT 03 Kelurahan Gunung Tabur.

Menanggapi hal tersebut, Yusuf yang merupakan politisi Partai Amanat Nasional menyebutkan, permintaan masyarakat akan diperjuangkan. Seperti unit pemadam kebakaran, menurutnya tidaklah berlebihan, mengigat kondisi wilayah kampung yang lumayan jauh dari ibukota kecamatan. (tim)