Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Penuhi Kebutuhan Pangan dengan Inventarisasi Lahan Pertanian Baru

TANJUNG REDEB, – Dinas Pangan Berau fokus menginventarisasi lahan berkelanjutan. Guna menunjang kebutuhan pangan jangka panjang. Langkah awal, lahan tanaman buah-buahan, sayuran, dan umbi-umbian, dikonsentrasi untuk sawah dan ladang.

Kepala Dinas  Pangan Kabupaten Berau, Fattah Hidayat mengatakan, inventariasi lahan pertanian diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beras menuju kemandirian pangan. Khususnya beras.

“Produksi beras kita belum mampu memenuhi kebutuhan. Masih bergantung daerah luar. Jawa dan Sulawesi,” ujarnya di ruang kerja, Jum’at ( 4/12).

Dikatakan, rata-rata kebutuhan beras perorangan dalam setahun 90-100 kilogram. Dengan jumlah penduduk Berau sekira 238.000 jiwa. Setidaknya memerlukan 21.000 ton beras.

Menurut Fattah , stok beras dalam tahun ini aman. Sebanyak 27.000 ton. Yang disuplai dari petani lokal dan yang didatangkan dari luar. “Kita ingin swasembada beras,” jelasnya.

Ia ia menambahkan, persoalan pada sektor pertanian memang kompleks. Ia mencontohkan, generasi milenial secara general, tidak tertarik pada aktivitas tani. Ditambah praktik- praktik alih fungsi lahan pertanian.

Hal demikian, disebut Fattah dapat membahayakan kondisi pangan ke depan.“Dulunya ladang, sekarang kebun sawit. Dulunya padi sekarang merica.”

Diungkapkan, sentra sawah masih berada di Buyung-buyung seluas 400 Ha. Sekali musim panen mencapai 4 sampai 6 ton per hektare. “Tapi hasil padi ladang menurun sejak diterapkan larangan membuka ladang,” tandasnya. (*)