Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Perlu Ada Tambahan Jam Pelajaran Agama

TANJUNG REDEB – Banyaknya kasus tindakan asusila yang menjerat anak di bawah umur, membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Sujarwo, prihatin. 

Jarwo menegaskan, hal tersebut harus disikapi serius dan kepada lembaga perlindungan anak agar lebih proaktif lagi melakukan sosialisasi. Baik di lingkup RT, sekolah dan sebagainya. Agar masyarakat bisa melakukan pencegahan lebih dini.

“Sehingga dengan sosialisasi terus-menerus oleh lembaga pemerhati perempuan dan anak, tidak menutup kemungkinan pihak keluarga akan lebih menjaga anak-anak mereka. Sehingga sudah mengantisipasi dini hal-hal yang dapat mengancam keluarga,” ujarnya

Dalam hal ini, yang tidak kalah penting menjadi perhatian utama, adanya kasus pencabulan anak di bawah umur, khususnya kepada orangtua, agar lebih memberikan perhatian lebih terhadap anak-anaknya. Sehingga mereka tidak lagi mencari kebahagiaan selain di lingkungan keluarga mereka sendiri. Selain itu keluarga juga harus melindungi bukan malah sebaliknya.

“Yang tidak kalah penting menurut saya, penaman pendidikan agama sejak dini,” tambahnya.

Menurut anggota Komisi II dari Fraksi Partai NasDem itu, Dinas Pendidikan di daerah hingga ke pusat, perlu menambahkan jam tambahan untuk mata pelajaran Agama.

“Meski dalam konteks pendidikan banyak sekolah pesantren yang ada. Tetapi tidak semua orangtua menyekolahkan anaknya ke pesantren. Oleh karena itu, perlu ditambahnya jam pendidikan agama di sekolah umum,” pungkasnya.(*)