Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Pilkada Berau, Paslon Sri Juniarsih-Gamalis Dianggap Kuasai Debat

Jakarta – Pengamat politik dari Indodata, Danis Tri Saputra Wahidin menilai hasil debat kandidat di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), dimenangkan oleh pasangan calon (Paslon) nomor urut dua. Paslon Sri Juniarsih-Gamalis dianggap lebih menguasai materi debat ketimbang pasangan paslon nomor urut satu.

“Secara umum saya memberikan nilai lima untuk pasangan nomor urut dua dan nilai dua untuk pasangan nomor urut satu,” kata Direktur Eksekutif Indodata, Danis kepada media di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Menurutnya Danis, Debat tersebut dilaksanakan dengan tujuh sesi, satu sesi berisi pemaparan visi misi dan program prioritas, lima sesi berisi tentang pemaparan isu-isu dan pandangan kandidat terhadap isu tersebut, dilakukan secara monolog dalam dua sesi dan dialog perdebatan dalam tiga sesi. Dan satu sesi merupakan sesi penutupan.

“Pada sesi pertama terlihat bahwa kandidat pasangan nomor satu tidak memiliki pemahan visi dan misi yang jelas, sehingga menyamakan visi dengan misi padahal visi dan misi merupakan konsep yang berbeda, kesalahan ini tentu akan berdampak sangat fatal pada alur pembangunan Kabupaten Berau. Sedangkan pasangan no 2 memiliki pandangan visi dan misi yang sistematis dan runut,” jelasnya

Selanjutnya, kata Danis, secara subtansi visi misi pasangan kandidat nomor dua lebih komprehensif dan kongkret serta memiliki daya jelajah pembangunan masa depan yang sangat baik, sedangkan visi dan misi kandidat nomor satu masih abstrak dan umum.

“Pada setiap sesi pasangan nomor dua berhasil memaparkan gagasan pembangunannya secara komprehensif, namun pasangan nomor satu selalu beralibi pada kurangnya pengadaan sarana dan prasana, isu pengembangan dan pemberdayaan masyarakat tidak tersentuh oleh pasangan nomor satu,” katanya.

Secara gestur, lanjut Danis, cara berkomunikasi pasangan nomor dua terlihat lebih siap karena memaparkan gagasannya out of the text dan mampu mengartikulasikannya dengan baik.

‘Pasangan nomor satu sering gugup dan tidak bisa lepas dari teks sehingga terkesan tidak siap, serta pasangan wakilnya terkesan lebih dominan dari calon bupati,” paparnya.

Kendati demikian, Danis berpesan pada seluruh masyarakat Berau untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya dan mengimbau agar masyarakat Berau dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan melihat calon kandidat dengan pandangan yang rasional.

“Karena ini momentum penting untuk menjadikan pembangun kabupaten Berau menjadi lebih mensejahterakan warga Berau di masa yang akan datang ,” tutup Dosen Ilmu Politik UPNVJ ini.

Untuk diketahui, Pilkada di Kabupaten Berau diikuti dua pasangan calon. Yang mendapatkan nomor urut satu adalah pasangan calon Seri Marawiah-Agus Tamtomo, sedangkan pasangan calon yakni Sri Juniarsih-Gamalis mendapatkan nomor urut dua.

Sumber:BeritaSatu.com