Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Pjs Bupati Berau Akui Bnayak Warga Belum Miliki KTP-El

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Pilkada secara serentak di Kabupaten Berau masih menemui beberapa kendala yang harus dituntaskan, diantaranya adalah masih banyak warga yang didata dalam daftar pemilih, tetapi belum memiliki KTP.

” Padahal KTP ini menjadi sarat wajib untuk datang ke TPS, nah ini yang perlu kita carikan solusinya,” ungkap Pjs Bupati Berau, Muhammad Ramadhan saat membuka rapat persiapan jelang Pilkada tanggal 9 Desember 2020, di ruang Rapat Kakaban Sekretariat Pemkab Berau, Senin (30/11) tadi pagi, dengan dihadiri Forkopimda beserta instansi terkait lainnya.

Kata Ramadhan, persoalan kedua adalah presentasi pemilih dikhawatirkan masih dibawah standar KPU 77,5 % . lalau yang ke tiga, sambung Ramdhan, yakni persiapan logistik, salah satunya adalah seragam ketertiban.

“Jauh – jauh hari sudah saya ingatkan, tetapi bagaimana pun saya juga mengantisipasi pada saat H-3 persiapan kurang. Lalu yang ke empat, kegiatan kampanye masih ada yang kurang mentaati protokol kesehatan, ini kita minta Satgas Covid-19, KPU, Bawaslu tetap melakukan monitoring informasi, bila perlu mengambil langkah – langkah tindakan,” tegasnya.

Kemudian persoalan yang ke lima, masih kata Ramadhan, kepastian protokol kesehatan, baik bagi penyelenggara KPPS pada saat pencoblosan masih sangat perlu untuk menjadi perhatian utama, terutama hasil rapid tes masih banyak petugas KPPs yang reaktif bahkan positif Covid-19.

Lalu yang ke enam, yakni pola pengamanan di TPS, meskipun sudah dilakukan simulasi, akan tetapi perlu ditinkatkan lagi.

” Lalu yang ke tujuh hal – hal lain yang perlu dibahas bersama, untuk bersama – sama mencari solusinya di rapat koordinasi pagi ini.
Dirapat tersebut Asisten I, Datu Kesuma juga menambahkan, bahwa pada tanggal 26 November lalu pihaknya juga melakukan rapat koordinasi persiapan dan kelancaran pilkada,”tegasnya.

Terkait serapan keamanan di masing – masing TPS pihaknya sudah membicarakan dengan pihak Satpol PP, agar dapat terakomodir.

“Jika pada hari H seragam tersebut belum tersedia, maka antisipasinya adalah mengunakan id card,”pungkasnya. (*)