Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Solusi Sampah Maratua, Bupati Usul Kampung Sediakan Alat Pencacah Sampah.

MARATUA – Persoalan penanganan sampah di Pulau Maratua masih menjadi momok yang sampai saat ini belum teratasi maksimal. Seperti diketahui, sampah plastik sendiri sangat sulit terurai maskipun telah puluhan tahun.

Bahkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Maratua, persoalan penanganam sampah masih menjadi usulan prioritas yang disampaikan para kepala kampung. Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Berau Sri Juaniarsih Maksir menyebut solusi penanganan sampah di Maratua yakni dengan menyediakan mesin pencacah sampah plastik.

“Solusinya kita buat mensin pencacah sampah. Harganya juga cukup terjangkau berkisar Rp 150 juta. Supaya kita bisa mengatasi sampah di Maratua,” ujarnya, Selasa (23/3/2021).

Menurut Bupati perempuan pertama di Berau tersebut, dengan tersedianya mesin pencacah sampah. Selain menjadi solusi mengurangi sampah di Maratua, namun ini juga akan menambah nilai ekonomis bagi pemerintah kampung atau kecamatan.

Apalagi, keberadaan Pulau Maratua yang berada cukup jauh dengan daratan sangat tidak mungkin mengangkut sampah ke daratan. Kalaupun bisa dilaksanakan ini akan memerlukan biaya cukup besar.

“Kalau sampah basah bisa diolah jadi kompos. Nah khusus sampah kering bisa di cacah. Di Tanjung Redeb ada beberapa yang sudah menerapkan ini bisa menjadi contoh untuk belajar, omsenta cukup besar,”bebernya.

“Pengelolaannya juga bisa memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atupun kolaborasi Koperasi antar desa agar pembiayaanya semakin ringan,” tambahnya.

Untuk diketahui, sampah plastik yang telah dicacah ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Bukan untuk pasar lokal namun cacahan sampah plastik ini justru untuk pasar internasional.

Salahsatu negara yang cukup terkenal menjadi penampung cacahan sampah plastik dari tanah air adalah jepang.(*)