Baca Terkini Lebih Mudah Menggunakan Aplikasi Berau Terkini.

Sujarwo minta Pemkab Optimalkan Gali Potensi Pendapatan

TANJUNG REDEB – Belum dimaksimalkannya seluruh potensi di Kabupaten Berau, sebagai sumber pendapatan daerah menjadi perhatian Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo. Selain sektor pertambangan dan perkebunan.

Politisi Partai NasDem ini, meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk membuat program kerja dan trobosan dalam menghidupkan sejumlah sektor di Bumi Batiwakkal. Seperti peternakan, perikanan, perikanan, pertanian serta pariwisata.

Keempat sektor itu, dinilai belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan Berau.

“Semua sektor itu, ada OPD yang menangani. Seharusnya konsen pengembangan sedikit mudah dilakukan,” katanya belum lama ini.

Sujarwo -sapaan akrabnya- menegaskan, membuat rencana program  kerja jangka menegah maupun tahunan, harus terprogram dan terencana dalam mengembangkan potensi.

Langkah pertama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, yakni memetakan kawasan pengembangan dan budidaya, serta menentukan potensi unggulan yang akan dikembangkan.

“Suatu pengembangan, dibutuhkan konsep maupun perencanaan yang matang. Itu pun, bukan dikonsep di atas meja tapi berdasarkan survei di lapangan,” jelasnya.

Setelah itu, pemerintah harus mengetahui kendala pelaku usaha yang mengembangkan sejumlah potensi Berau. Mengetahuinya, harus ada face to face antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mengetahui kendala, lalu menghimpunnya ke dalam data program kerja OPD.

Karena, sebuah pengembangan tidak langsung berbicara hasil produksi, pemasaran dan fasilitas pengembangan sektor.

”Bantuan yang dikucurkan akan percuma, jika masalah di lapangan tidak dituntaskan terlebih dulu,” jelasnya.

Setalah masalah dituntaskan, baru melangkah pada peningkatan produktifitas pelaku usaha sesuai potensi yang dikembangkan. Disamping itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mencarikan pemasaran atau wadah penjualan hasil produksi mereka.

Jangan sampai, jumlah produksi pelaku usaha melimpah, namun kesulitan menjual hasi panen atau budidayanya.

“Jadi harus dicarikan pembelinya. Harganya bagus, pemasarannya juga jelas,” ucapnya.

Pemerintah menjadi “orangtua”, harus bisa menggiring dan mendampingi pengembangan sejumlah potensi di Berau oleh para pelaku usaha dengan optimal. 

Sehingga, program dengan sasaran menciptakan pemasukan daerah, di luar dari sektor pertambangan dan perkebunan bisa tercapai secara perlahan.

“Semua itu tidak hanya membutuhkan planning saja, namun action. Saya harap, pemerintah bisa menciptakan trobosan baru untuk pendapatan daerah, dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di Berau,” pungkasnya.(*)